pemkab boltim banner

YPB: Putusan PTUN Manado Bukan Soal Kepemilikan UDK

By on December 10, 2013
Universitas Dumoga Kotamobagu yang sarat dijadikan ajang konflik antar Yayasan

Universitas Dumoga Kotamobagu yang sarat dijadikan ajang konflik antar Yayasan

lintasbmr.com, KOTAMOBAGU – Pernyataan yang disampaikan pihak YPTK (Yayasan Perguruan Tinggi Kotamobagu) 1987, melalui Mustaqin Mokoagow di media massa terkait kepemilikan UDK (Universitas Dumoga Kotamobagu) buntut dari turunnya putusan nomor 35/g/2013/PTUN Manado tertanggal 13 November 2013,  menuai tanggapan balik dari pihak YPB (Yayasan Pendidikan Bolaang Mongondow).

Tanggapan ini disampaikan pihak YPB selaku pihak pengelola kampus, melalui Yodi A Marendes SE, selaku Humas UDK.

Dirinya menyatakan, Mustaqin Mokoagow dari pihak YPTK yang mengklaim bahwa YPTK telah memenangkan gugatan di PTUN adalah tindakan tanpa data dan fakta yang benar.

Pasalnya, menurut Marendes, sesuai dengan putusan PTUN Manado yang dibacakan oleh Hakim Ketua Mulla Sirait dengan nomor perkara 35/G/2013/PTUN Manado, tertanggal 13 November 2013 melalui Kuasa Hukum YPB (Yayasan Pendidikan Bolaang Mongondow ) Yodi Porayow, SH, menegaskan bahwa dari materi gugatan yang kami (YPB) sampaikan ke PTUN Manado menyangkut tergugat satu (1) Wendy Kusumawaty Paputungan, selaku yang menerbitkan Akta Yayasan YPTK 1987 dan Tergugat dua (2) Kemenkuham, yang mengesahkan akta tersebut.

“Jadi gugatan kami menyangkut administrasi, bukan kepemilikan UDK karena kepemilikan UDK merupakan milik dari YPBM,” terang Marendes.
Dalam putusan tersebut, lanjut Marendes, PTUN Manado tidak dapat menerima gugatan sebab bukan wilayah PTUN memutuskan soal kepemilikan UDK.

“Materi gugatan tersebut tidak bisa diterima oleh PTUN Manado karena berada pada ranah Pengadilan Negeri,” terang Marendes

Gugatan tersebut, lanjutnya, dinyatakan Niet Onvankljke Verklaard/NO, atau tidak dapat diterima. Itulah yang, kata Marendes, diputuskan oleh PTUN Manado tertanggal 13 November 2013, dan bukan soal kepemilikan.

“Jadi sangat tidak benar jika putusan tersebut memenangkan YPTK 1987 dalam sengketa di PTUN Manado, apalagi mengklaim UDK berada di bawah naungan YPTK 1987,” tegasnya.

Kesimpulannya, lanjut Marendes,  gugatan tersebut bukan pada wilayah PTUN Manado, melainkan Pengadilan Negeri. Selain itu, menurut Kepala Hubungan Masyarakat (Humas ) UDK ini,  yang hadir dalam putusan tersebut menyampaikan bahwa dengan hasil tersebut, materi gugatan Yayasan Pendidikan Bolaang Mongondow (YPB) bukan pada wilayah PTUN Manado melainkan pada Pengadilan Negeri.

“Jadi sekali lagi, itu yang diputuskan Mulla Sirait selaku Hakim Ketua dalam persidangan di PTUN Manado,bukan soal kepemilikan dan hak pengelolaan UDK sebagaimana yang digembar-gemborkan pihak YPTK,” tandasnya.

Hal tersebut, kata Marendes, menandakan bahwa pihaknya selaku pengelola akademik Universitas Dumoga Kotamobagu (Rektor bersama seluruh jajaranya), melaksanakan tugasnya berdasarkan keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Kopertis Wilayah IX Sulawesi di Makassar selaku perpanjangan Dirjen Dikti dan Direktori Perguruan Tinggi Swasta Sulawesi, yang menegaskan bahwa Yayasan Pendidikan Bolaang Mongondow (YPB) merupakan naungan yang sah dari UDK (Universitas Dumoga Kotamobagu) sampai dengan saat ini. (tr-02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>