Tantang Pandemi Covid”Bisnis Cabai Daeng Irfan Cukup Menjanjikan

Tantang Pandemi Covid” Bisnis Cabai Daeng Irfan Cukup Menjanjikan/

LintasBMR/Minggu-4/4/21, Sekali mengaku tanjung jangan takut dipukul ombak satu ungkapan pribahasa yang sepertinya melekat pada diri sosok petani cabai asal Sulawesi Selatan Daeng Irfan Tangngara

Walau ditengah pandemi Covid-19  Lelaki 40 Tahun yang saat ini sudah menjadi Warga Desa Tungoi Satu Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow, tak putus semangat untuk terus berjuang bergumul dengan usaha bertani cabai.

Kebun cabai Daeng Irfan

Sejak Tahun 2018 Daeng Irfan yang ternyata juga salah seorang  penyuluh pertanian ini menekuni bisnis menanam Cabai Rawit dilahan seluas kurang lebih satu hektar miliknya,

Ditemui dilokasi kebun cabainya, Daeng Irfan menyampaikan bahwa pekerjaaan sebagai petani memang kelihatan sepele,  akan tetapi bila kita mau menekuninya dengan sungguh-sungguh,pasti kita akan bisa menikmati hasil dari apa yang kita usahakan,

“Saya bertani cabai sejak tahun 2018 hingga saat ini, alhamdulillah dengan pengetahuan yang saya miliki sebagai salah satu penyuluh pertanian, saya bisa mengembangkan bisnis bertani cabai, dan ini peluang yang cukup menjanjikan buat masyarakat petani bila kita mau sungguh sungguh,”Ujar Irfan.

Selain itu Katanya,dalam satu bulan Ia (Red) bisa memanen Cabai hingga empat kali dengan rata-rata hasil panen perminggu sebanyak 180 kilo saat panen raya dikali empat dengan total sebulan sebanyak 720 kilo dengan harga jual cabai paling rendah 30.000 perkilonya maka cukup menjanjikan buat kita sebagai petani untuk ditekuni,

“Bagi saya dengan perhitungan paling rendah harga jual cabai saat ini, patutlah buat kita petani untuk tekuni bisnis berkebun cabai, dan untuk situasi pandemi Covid-19 saat ini, merupakan tantangan buat kita untuk jangan patah semangat,”Pesan Daeng Irfan buat petani Cabai.(Radj)

Shares
Baca juga  Perusahaan Kelapa Sawit PT Agricore Bakal Hengkang Dari Wilayah Bolmong

Related posts