Diduga Tak Memiliki Legal Standing,”Suharjo” Yayasan Ibnu Sabil Ilegal”.

Diduga Tak Memiliki Legal Standing,”Suharjo” Yayasan Ibnu Sabil Ilegal”.

LintasBMR/Jumat-28/5/2021.Terkait dugaan polemik legalitas antara yayasan Ibnu Sabil dan Insan Baitul Makmur yang membawahi Madrasah Iptidaiyah Swasta Kotamobagu, Suharjo Dundo Makalalag Selaku Kepala Madrasah Ibtidaiyah dan juga PLT Ketua Yayasan Insan Baitul Makmur non aktif angkat bicara.

Menurutnya Kemenag Kotamobagu yang telah merekomendasikan Umarudin H Dilapangan S.Pdi selaku Kepala Sekolah melalui pengusulan Yayasan Ibnu Sabil sangat tidak beralasan.

Alasan tersebut Ia (Red) ungkapkan saat diwawancarai awak media Jumat-28/5/2021 di ruang kantor MIS Kotamobagu dimana menurut Suharjo, Kemenag Kotamobagu terlalu ikut campur urusan internal yayasan Insan Baitul Makmur’

Suharjo Dundo Makalalag

“Saya menilai Kemenag tidak memiliki kewenangan untuk merekomendasikan pengangkatan saudara Umarudin H Dilapangan S.Pdi dengan mengakomodir surat pengajuan dari yang mengatas namakan Yayasan Ibnu Sabil untuk diangkat menjadi Kepala Sekolah pada MIS Kotamobagu, sebab Ia sendiri telah mengajukan nama yang bersangkutan melalui Yayasannya, yakni Yayasan Insan Baitul Makmur berdasarkan Surat Permohonan Rekomendasi ke Kanwil Kemenag Provinsi Nomor: 006/YIBM/V/2021 tertanggal 26 Mei 2021 dengan persetujuan Dewan Pengurus YIBM tertanda Kartika Indriati Damopolii selaku Plt Ketua.

Selain itu tambah Suharjo, rekomendasi Yayasan Insan Baitul Makmur diperkuat dengan diterbitkannya SK yayasan atas pengangkatan yang bersangkutan sebagai Kepala Madrasah Ibtidaiyah Swasta berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 007/SK-YIBM/2021 dan juga Surat Rekomendasi dari Kementrian Agama Republik Indonesia Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sulawesi Utara Nomor: B.3327Kw.23.2.2/PP.00/05/2021 yang berisi tentang pengangkatan pada saudara Umarudin H Dilapanga.S.Pdi, sehingganya sangat ironis dan patut dipertanyakan ada apa Kemenag Kotamobagu menerbitkan rekomendasi namun mengacu pada surat pengajuan dari yang mengatas namakan Yayasan Ibnu Sabil yang notabene tidak memiliki legal standing yang jelas’,

Baca juga  Mengucapkan Selamat HUT Kotamobagu Ke-14," Prasetya Sejati Ajak Masyarakat Jaga Keamanan".

“Kan’ sudah ada SK dari kami Yayasan Insan Baitul Makmur untuk pengangkatan saudara Umarudin berdasarkan rekomendasi dari Kanwil Kemenag Provinsi, lantas kenapa lagi Kemenag Kotamobagu menerbitkan rekomendasi namun bukan berdasarkan pengajuan dari YIBM, tapi justru dari Yayasan Ibnu Sabil, ada apa dengan ini semua,” Ujar Suharjo mempertanyakan”.

Apalagi sejak tahun 2016 yang menyelenggarakan dan mengelolah MIS Baitul Makmur adalah yayasan kami dan bukan Ibnu Sabil.

Dan juga sesuai surat keputusan KEMENKUMHAM tentang pengesahan Yayasan Insan Baitul Makmur ada sama kami, oleh karena itu kami menganggap legalitas Yayasan Ibnu Sabil yang diketuai Muhammad Salim Landjar dan Subekti Ali selaku sekertaris tidak memiliki legal standing karena tidak mengantongi SK pengesahan dari KEMENKUMHAM dan kami akan pertanggung jawabkan bila nanti berproses hingga keranah hukum,” Tegas Suharjo”. (Radj).

Shares

Related posts