Kerap Jadi Pemicu Keonaran Dan Keresahan” Kapolres Kotamobagu Diminta Sikapi Keluhan Warga Kaitan Dua Cafe Di Kelurahan Kotobangon”.

Kerap Jadi Pemicu Keonaran Dan Keresahan” Kapolres Kotamobagu Diminta Sikapi Keluhan Warga Kaitan Dua Cafe Di Kelurahan Kotobangon”.

LintasBMR/ Rabu-2/6/2021, Menyusul sering terjadinya keributan didua Cafe seputar jalan Siliwangi Kelurahan Kotobangon yakni Cafe love Dan Cafe Agnes yang kerap jadi pemicu terjadinya keonaran dan keresahan, Warga kelurahan Kotobangon minta Kapolres Kotamobagu Sikapi keberadaan dua Cafe tersebut.

Dari informasi yang dikumpulkan LintasBMR, dikedua cafe tersebut sudah sering menjadi pemicu terjadinya keributan oleh karena banyaknya pengunjung yang datang di waktu tengah malam untuk menghibur diri didalam cafe dan setelah bubar keluar diwaktu subuh dalam kondisi mabuk minuman keras, sehingga dengan kondisi seperti itu tak jarang baik para pengunjung maupun warga diseputar cafe yang masi dalam kondisi bergadang sering bersinggungan baik perkataan maupun sikap yang kemudian saling salah mengartikan hingga berbuntut perkelahian.

Tak hanya disitu, sering pula para pengunjung dalam kondisi diliputi aroma miras berteriak (ba kuku) sambil meraung raungkan gas sepeda motor milik mereka saat masuk area cafe maupun yang hendak pulang.

Salah satu warga Kelurahan kotobangon yang juga salah satu petugas agama Harirustama Pontoh, pada LintasBMR menceritakan apa yang sering Ia saksikan dikedua lokasi tersebut.

Menurutnya kedua cafe tersebut sudah sepatutnya ada pengawasan dari aparat Kepolisian dan juga dari pemerintah kelurahan, karna tak jarang dirinya melihat saat lewat untuk sholat subuh ada teriakan,raungan knalpot bising hingga perkelahian yang jelas-jelas hal ini membuat resah warga dan mengganggu ketertiban umum.

“Saya sering melihat ada keributan di area Cafe itu saat lewat untuk sholat subuh ke masjid,”

‘Tak hanya itu, sudah beberapa kali juga saya melihat ada perkelahian disitu karena tak ada petugas pengamanan Cafe dan terkesan ada pembiaran dari pemilik Cafe, bahkan belum lama ini sekitar malam Minggu lalu, anak tetangga dikomplek rumah saya telah dianiaya sekelompok anak muda yang tak jelas identitasnya,” Jelas Rustam”.

Baca juga  Polemik Pro kontra PETI, 'Welty Komaling Berharap Segerah Mendapatkan Persetujuan WPR Dari Pemerintah'.

Sehingga dengan kondisi seperti itu, Ia dan juga warga sekitar meminta Kapolres Kotamobagu mohon kiranya untuk dapat menyikapi keluhan warga, karena sudah sangat mengganggu kantibmas.

Dipihak lain, Ketua Senat Mahasiswa IAIK Kotamobagu sekaligus salah satu tokoh pemuda Kelurahan Kotobangon Faisal Ahmad Modeong angkat bicara.

Dirinyapun sangat menyesalkan seringnya terjadi keonaran di kedua Cafe tersebut yang kerap membuat keresahan dan menggangu Kantibmas, Ia meminta aparat penegak hukum untuk segerah mengambil langkah dalam menetralisir kondisi salah satu tempat hiburan malam yang menjadi pemicu terjadinya gangguan kantibmas, dan secara tegas, ia meminta bila perlu aparat hukum menutup tempat tempat tersebut bila mana pihak pengusaha Cafe tak mengindahkan aturan untuk jaminan keamanan tempat usahanya seputar pemukiman warga.

Dan bilamana tidak ada tindakan dari aparat berwajib dalam hal ini Kepolisian Polres Kotamobagu untuk jaminan keamanan lingkungan mereka dengan adanya kedua tempat hiburan malam tersebut, mereka para pemudah kampung akan mengambil tindakan,” Tegas Faisal”. (Radj)

 

Shares

Related posts