Selesaikan Hafalan Al-Qur’an 30 Juz, Abdurahim Ditinggal Orang Tua Selamanya Menjadi Yatim Piatu.

Selesaikan Hafalan Al-Qur’an 30 Juz, Abdurahim Ditinggal Orang Tua Selamanya Menjadi Yatim Piatu.

LintasBMR/Jumat-18/06/2021, Orang Tua mana yang tak bangga dan bahagiah memiliki anak penghafal Qur’an yang kelak dihari penghisaban Yaumil Mahsyar, hafalan Qur’an anaknya tersebut akan mampu memberikan safa’at penyelamat keluarga dari Azab Allah SWT.

Terkadang orang tua berkeinginan agar kelak anaknya menjadi orang terkenal,punya pekerjaan yang mumpuni,mampu membiayai kehidupan keluarga,pintar,cerdas,memiliki gelar dan lain sebagainya.

Namun tak sedikit pula kita menyaksikan seorang anak yang begitu susah payah orang tua menyekolahkannya dan setelah besar menjadi tenar, justru berbalik menjadi anak durhaka dan mengabaikan orang tuanya dalam penderitaan kehidupan

Padahal sesungguhnya, yang dibutuhkan anak dalam menjalani kehidupan ini bukanlah semata perlakuan manja ataupun pembekalan pendidikan secara formal, akan tetapi yang paling hak adalah pendidikan spritual yang akan berguna buatnya didunia dan juga akhirat.

Seperti dalam kisah hidup remaja 16 Tahun warga Gogagoman Lorong Talaga RT 14 Kecamatan Kotamobagu Barat Abdurrahim Pomanto.

Diusia 10 Tahun, dirinya harus kehilangan sosok sang Ayah karena meninggal dunia.

Santri salah satu pondok pesantren tahfidzul Qur’an Al Muchlasin kelurahan Gogagoman anak ketiga dari empat bersaudara ini dikenal periang ditengah teman sesama santri, rajin dan juga penurut, bahkan dalam waktu tiga tahun mondok Ia sudah mampu menyelesaikan hafalan 30 Juz Alqur’an

Namun sungguh merupakan ujian kesedihan buat Abdurahim, disaat dirinya selesaikan tugas mulia sebagai seorang santri dan juga anak terhadap kedua orang tua, dirinya harus kehilangan ibundanya tercinta pergi untuk selama-lamanya ke negeri yang kekal abadi.

Sungguh dibalik kesedihan Abdurahim sebenarnya ada hakikat kemuliaan buat kedua orang tuanya dan juga pelajaran buat semua orang tua bahwa keberhasilan Sosok seorang Abdurahim dalam menghafal 30 Juz Alqur’an merupakan pelajaran buat kita akan turunnya perlindungan dan Ridho Allah buat kedua orang tuanya di alam seberang yang abadi.

Baca juga  Kapolres BM" Press Release Ajak Para Pemburu Brita Dan Masyarakat Saling Bantu Jaga Keamanan Bolmong

Sebab dengan hafalan Alquran, Allah dan Rosulnya telah menjanjikan balasan kemuliaan buat orang tua yang telah mampu mengarahkan pendidikan buat anak-anaknya pada ilmu agama terutama menyekolahkan anak pada pondok-pondok pesantren yang sesungguhnya mampu memberikan.modal ilmu dunia dan akhirat, apalagi di zaman seperti saat ini dimana sangat dibutuhkan peran keimanan dalam menghadapi perkembangan moderenisasi yang sungguh luar biasa godahannya terutama godahan hawa nafsu dunia.

Al Ustadz Safrin Taha Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Al Mukhlasin Via WhatsApp pada LintasBMR menceritakan sedikit kisah Abdurahim anak penghafal Al Quran yang sudah menjadi yatim piatu.

Ustadz Safrin Pimpinan Ponpes Al Mukhlasin

Bagi saya, ‘Ungkap Ustadz Safrin, Abdurahim memang sosok anak yang periang,cerdas dan sangat patuh pada orang tua dan guru-gurunya di Pondok Pesantren, sehingga hanya dalam masa tiga tahun ia mampu meyelesaikan hafalan Al qurannya dengan baik, sehingga beberapa waktu lalu Abdurahim sudah diberikan sertifikat Syahadah Hafidzul Qur’an.

Semogah kedepan, dengan kisah Abdurahim ini, orang tua-orang tua kita khusunya masyarakat Kota Kotamobagu akan bisa menentukan arah pendidikan buat anak-anaknya terutama menyangkut pembentukan moral dan akhlak anak lebih kepada pembentukan pribadi anak yang Sholeh Soleha, beriman dan bertaqwa pada Allah sebagai jaminan buat orang tuanya di akherat kelak, dan semogah akan lahir anak-anak di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya ini, anak-anak seperti Abdurahim, ‘ Ucap Ustadz Safrin Dalam harap dan Doa.(Radj)

Shares

Related posts