LintasBMR.com|OTOMOTIF – Kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax yang kini menembus Rp16.250 per liter membuat banyak pemilik mobil harus berpikir ulang soal pilihan bahan bakar. Tak sedikit pengendara yang akhirnya kembali melirik Pertalite sebagai opsi lebih ramah kantong.
Secara teknis, Pertalite dengan RON 90 direkomendasikan untuk mesin dengan rasio kompresi 9:1 hingga 10:1. Bahan bakar berwarna hijau ini juga kompatibel dengan mayoritas kendaraan di Indonesia. Namun, tidak semua mobil bisa menggunakan Pertalite dengan aman. Berikut daftar segmen kendaraan yang masih sesuai:
1️⃣ Mobil MPV Populer
Beberapa MPV keluarga masih mencantumkan rekomendasi minimal RON 90:
• Toyota Avanza (1.3L & 1.5L)
• Mitsubishi Xpander & Xpander Cross
• Daihatsu Xenia 1.3L
• Suzuki Ertiga 1.4L
• Toyota Calya & Daihatsu Sigra 1.2L
2️⃣ LCGC (Low Cost Green Car)
Mobil hemat energi dengan mesin kecil ini secara teknis masih akomodatif terhadap Pertalite:
• Toyota Agya & Daihatsu Ayla (1.0L–1.2L)
• Honda Brio Satya 1.2L
• Suzuki Karimun Wagon R
• Datsun Go & Go+
Meski begitu, regulasi Permenperin No. 36/2021 menganjurkan penggunaan RON 92 (setara Pertamax) demi menjaga emisi rendah.
3️⃣ City Car & Hatchback Ringkas
Mobil kompak untuk kaum urban juga masih bersahabat dengan Pertalite:
• Suzuki Ignis 1.2L
• Suzuki S-Presso
• Daihatsu Sirion 1.3L
• Honda Brio RS
• Suzuki Baleno 1.2L
• Nissan March 1.2L
• Kia Picanto
4️⃣ SUV Modern Bermesin Kecil
Tren SUV kompak dengan mesin kecil atau turbo ringan tetap memungkinkan penggunaan Pertalite:
• Daihatsu Rocky 1.2L
• Toyota Raize 1.0 Turbo
• Nissan Magnite 1.0 Turbo
• Kia Sonet 1.0 Turbo
Lonjakan harga Pertamax membuat Pertalite kembali jadi pilihan utama bagi banyak pengendara. Meski secara regulasi beberapa segmen dianjurkan menggunakan RON lebih tinggi, secara teknis Pertalite masih aman untuk berbagai jenis mobil, terutama MPV, LCGC, city car, dan SUV bermesin kecil.
Apakah menurut Anda tren ini akan membuat Pertalite semakin dominan di pasar, atau justru mendorong konsumen beralih ke alternatif lain seperti BBM campuran atau kendaraan listrik?














