LintasBMR.com | BOLTARA — Sejarah baru tercatat di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Hj. Dewi Zandra Astuti Mondo resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltara sisa masa jabatan 2024–2029, menjadikannya perempuan pertama yang memimpin lembaga legislatif daerah tersebut.
Pelantikan berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Boltara, Rabu (22/7/2026), di ruang sidang utama. Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, Yajid, S.H., M.H., disaksikan Bupati Dr. Sirajudin Lasena, S.E., M.Ec.Dev., Wakil Bupati Moh. Aditya Pontoh, unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta tokoh masyarakat dan insan pers.
Pengangkatan Dewi Astuti Mondo merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 160 Tahun 2026 tentang pemberhentian Ketua DPRD sebelumnya, Frangky Chendra, serta SK Nomor 161 Tahun 2026 tentang pengangkatan Ketua DPRD Boltara masa jabatan 2024–2029.
Politisi PDI-P asal daerah pemilihan Kaidipang–Pinogaluman ini sebelumnya meraih suara terbanyak pada Pemilihan Legislatif 2024, sehingga namanya mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Frangky Chendra.
Dalam pidato perdananya, Dewi Mondo menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran pengadilan dan pemerintah daerah yang telah memfasilitasi proses pelantikan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah rakyat dengan penuh tanggung jawab.
Bupati Sirajudin Lasena turut memberikan ucapan selamat dan harapan besar agar kepemimpinan Dewi mampu memperkuat fungsi legislatif. “Semoga Ketua DPRD yang baru dapat terus membangun sinergi bersama pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sirajudin juga memberikan apresiasi kepada Frangky Chendra atas dedikasi selama menjabat, menekankan pentingnya kemitraan harmonis antara DPRD dan pemerintah daerah demi kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Pelantikan Dewi Zandra Astuti Mondo bukan sekadar pergantian kepemimpinan, melainkan tonggak sejarah bagi representasi perempuan di panggung politik lokal. Kehadirannya di kursi Ketua DPRD Boltara diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan, sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.















