Scroll untuk baca artikel
Example 964x289
banner 160x600
banner 160x600
Example 1200x140
BolmongTerkini

TNBNW Finalisasi Dokumen Koridor Ekologis Muara Pusian

×

TNBNW Finalisasi Dokumen Koridor Ekologis Muara Pusian

Sebarkan artikel ini

Langkah Strategis Lindungi Satwa Endemik dan Kelestarian Hutan Bolaang Mongondow

LintasBMR.com|KOTAMOBAGU – Balai Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) berhasil menyelenggarakan Lokakarya Finalisasi Dokumen Kajian Teknis Pengusulan Koridor Ekologis Muara Pusian di Meeting Room Paloko, Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Senin (25/5/2026). Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., dan menjadi momentum penting penyatuan visi antara pemerintah daerah, lembaga konservasi, akademisi, serta masyarakat.

Kepala Balai TNBNW, Decky Hendra Prasetya, S.Hut., MPA., menegaskan urgensi menjaga konektivitas ekosistem antara kawasan taman nasional dengan wilayah di luar area konservasi. Menurutnya, langkah ini krusial untuk melindungi satwa liar, terutama burung Maleo yang menjadi ikon endemik Sulawesi.
“Pengusulan koridor ekologis ini bertujuan memfasilitasi pergerakan satwa antar-habitat sekaligus memperkuat ketahanan ekosistem terhadap dampak perubahan iklim,” jelas Decky.

Ia menambahkan, proses pengusulan telah melalui tahapan panjang dan partisipatif, mulai dari kajian wilayah, FGD, hingga sosialisasi kepada masyarakat. Hasilnya, disepakati koridor ekologis seluas lebih dari 2.000 hektar sebagai area preservasi.

Dukungan penuh datang dari Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow. Bupati Yusra Alhabsyi memberikan apresiasi atas keterlibatan kementerian, akademisi, dan masyarakat dalam penyusunan dokumen teknis tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga hutan sebagai penyangga kehidupan dan lingkungan.
“Kerusakan hutan yang memicu longsor dan banjir menjadi tantangan serius. Saya mengajak seluruh pihak berkomitmen menjaga lingkungan demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Bupati menutup dengan harapan agar rekomendasi lokakarya tidak berhenti sebagai dokumen, melainkan ditindaklanjuti secara nyata di lapangan.

Pembentukan Koridor Ekologis Muara Pusian diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan konservasi satwa liar dengan mitigasi bencana alam, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di Bumi Totabuan dan Sulawesi Utara.

Example  601x179

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 1024x170