Scroll untuk baca artikel
Example 352x300
banner 160x600
banner 160x600
Example 1200x140
BeritaBoltim

Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi: Pemkab Boltim Gelar High Level Meeting TPID & TP2DD 2026

×

Sinergi Pengendalian Inflasi dan Digitalisasi: Pemkab Boltim Gelar High Level Meeting TPID & TP2DD 2026

Sebarkan artikel ini

Langkah strategis menjaga stabilitas harga dan memperkuat transformasi digital menuju pelayanan publik yang transparan dan efisien.

LintasBMR.com|TUTUYAN – Bupati Bolaang Mongondow Timur, Oskar Manoppo SE, MM, secara resmi membuka kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026, Selasa (19/5/2026). Agenda yang berlangsung di Lantai III Kantor Bupati Tutuyan ini menjadi momentum penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mempercepat transformasi digital transaksi keuangan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan capaian membanggakan Kabupaten Boltim yang berhasil meraih nilai 94,4 persen pada indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) Semester II Tahun 2025. Prestasi ini menempatkan Boltim di peringkat ke-29 dari 71 kabupaten se-Sulawesi, menandakan sebagian besar transaksi pemerintah daerah telah terdigitalisasi melalui sistem pembayaran non-tunai dan kanal digital.

Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi merupakan dua pilar yang saling berkaitan. Menjelang Hari Raya Idul Adha, pemerintah daerah fokus menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi efektif antar-pihak untuk mengantisipasi lonjakan harga komoditas strategis.

Di sisi lain, implementasi TP2DD telah berjalan sukses melalui pembayaran pajak dan retribusi secara elektronik, pemanfaatan QRIS pada layanan publik, hingga optimalisasi kanal perbankan digital. Digitalisasi ini terbukti meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi transaksi, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Meski demikian, Bupati mengingatkan perlunya perhatian terhadap tantangan ke depan, seperti pemerataan infrastruktur jaringan, literasi digital, serta integrasi sistem pembayaran daerah. “Ke depan, TP2DD Boltim akan memperkuat koordinasi lintas sektor, memperluas kanal pembayaran digital, dan meningkatkan edukasi masyarakat agar capaian ETPD terus meningkat hingga level nasional,” ujarnya.

Agenda ini turut dihadiri perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, unsur Forkopimda, BPS Boltim, Bank SulutGo, Perum BULOG, PLN, serta jajaran teknis TPID dan TP2DD Kabupaten Boltim, menegaskan komitmen bersama dalam membangun daerah yang adaptif dan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 720x213