LintasBMR.com|BOLTIM -Nama Milka Mamonto kini menjadi sorotan publik di Desa Molobog Barat, Kecamatan Motongkad, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Sosok yang saat ini menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sangadi Molobog Barat disebut-sebut akan didorong masyarakat untuk maju dalam pemilihan Sangadi yang segera digelar.
Milka bukanlah wajah baru di pemerintahan. Sebelum dipercaya memimpin desa sebagai Pj Sangadi, ia telah menempati sejumlah posisi strategis di berbagai dinas Pemkab Boltim. Rekam jejak birokrasi yang dimilikinya membuat warga menilai Milka sebagai figur muda yang mampu membawa perubahan positif bagi desa.
Menanggapi isu pencalonan dirinya, Milka menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa setiap langkah harus melalui mekanisme resmi.
“Kalau masyarakat menginginkan saya maju sebagai bakal calon, saya sangat menghormati dan menghargai hal tersebut. Tetapi saya harus mendapatkan izin dari pimpinan karena status saya masih aktif sebagai ASN Pemkab Boltim,” ujarnya.
Regulasi ASN: Pintu Utama Menuju Pencalonan
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang telah diperbarui melalui UU Nomor 3 Tahun 2024, serta Surat Edaran Nomor 4/SE/XI/2019 dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), terdapat aturan khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin mencalonkan diri sebagai kepala desa:
• Izin Tertulis dari PPK ASN wajib memperoleh izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), seperti Bupati atau Wali Kota.
• Tidak Mengganggu Tugas Kedinasan ASN harus membuat surat pernyataan yang diketahui kepala OPD, bahwa pencalonan tidak akan mengganggu tugas utama sebagai PNS.
• Status ASN Aktif Hanya berlaku bagi PNS. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tidak diperbolehkan mencalonkan diri karena adanya larangan rangkap jabatan.
Harapan Baru di Molobog Barat
Dukungan masyarakat terhadap Milka Mamonto mencerminkan harapan besar akan hadirnya pemimpin muda yang berpengalaman dan mampu membawa energi baru bagi Desa Molobog Barat. Namun, regulasi kepegawaian tetap menjadi gerbang utama yang harus dilalui sebelum ia resmi melangkah ke arena pencalonan Sangadi.














