LintasBMR.com|BOLTIM – Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim), AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya tidak pernah mengendalikan atau mengatur wartawan dalam pemberitaan aktivitas pertambangan di wilayah hukum Polres Boltim.
Pernyataan itu disampaikan menyusul beredarnya isu yang menyebut adanya pihak tertentu yang mengoordinasikan wartawan atas nama kepolisian. “Tidak benar jika ada yang menyebut Polres menunjuk seseorang untuk mengatur wartawan. Pers memiliki independensi dan kami menghormati tugas jurnalistik,” tegasnya.
Kapolres menekankan, komunikasi dengan insan pers selama ini dilakukan secara terbuka tanpa membedakan media maupun kepentingan tertentu. Ia menolak keras tudingan bahwa Polres mencampuri independensi media.
Lebih jauh, AKBP Golfried menjelaskan bahwa aktivitas tambang manual memang nyata dilakukan masyarakat sejak lama. Penanganannya, kata dia, tidak bisa sekadar represif tanpa mempertimbangkan dampak sosial. “Penegakan hukum harus beriringan dengan menjaga stabilitas keamanan,” ujarnya.
Terkait isu yang menyeret nama-nama tertentu, Kapolres menegaskan hal itu merupakan tanggung jawab pribadi masing-masing pihak. “Jangan sampai asumsi berkembang menjadi opini seolah-olah institusi terlibat. Semua harus dibuktikan secara objektif,” tandasnya.
Ia mengingatkan masyarakat agar kritis terhadap informasi yang beredar dan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Polres Boltim, tegasnya, tetap fokus pada penegakan hukum dan menjaga kamtibmas agar tetap kondusif.














